tulis saja, walau sedikit, apa saja..

Tampilkan postingan dengan label poezie - puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poezie - puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Februari 2012

Liefhebben - Mencintai

Aku mencintaimu. Bahkan lebih daripada yang kau tahu, ketika aku sedang mencoba-coba untuk memintamu memandangku, aku ragu untuk bisa berhenti mencandu.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih setia daripada mentari ketika menuruni lembah awan di setiap pagi.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih besar daripada semesta alam, yang ianya menyimpan rupa-rupa cerita cinta sebanyak butiran bintang.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih dalam daripada jarak awan ke dasar lautan, sehingga aku pasti mati bila kuterjatuh darinya.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih pekat daripada awan di kala malam, dimana pada waktu-waktu itu aku senantiasa berdoa, agar dirimu untukku, diriku untukmu.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih banyak daripada kehadiran senja di setiap hari, yang semakin memesona bila terbuai cumbu.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih indah daripada warna-warni pelangi, yang mampu menenangkan jiwa-jiwa takut-kehilanganmu.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih manis daripada teh hijau yang kauseduhkan kemaren sore, yang gulanya menggumpal memadu rasa-rasa rindu.


Aku mencintaimu. Bahkan lebih dahsyat daripada benturan air ombak kepada gunung-gunung karang, yang kokoh pada barikade terdepan guna mengejawantahkan luka-lukamu kembali ke tengah lautan.


Aku mencintaimu. Bahkan bukan pula dinamai cinta, ianya lebih daripada itu.




P.S. untuk dia yang menjadikan kuat-lemahnya aku, DSA.

Read More

Senin, 14 November 2011

*101010*
















Read More

Minggu, 10 Juli 2011

Sembilan


Every moment when we laugh together.


Every moment when we hold each other.


Every moment when you sleep on my shoulder.


Every moment when you make me feels better.


Every moment that starts in October.


Since the moment, my life is full by the flower.




P.S. Selamat sembilan bulanan. Semoga Tuhan merestui. Amin.

Read More

Minggu, 03 Juli 2011

After The Rain



When i miss her..

She will give the rain every moment i tired.


When i miss her..

She will give the rainbow every moment i afraid by the dark.


When i miss her..

She will be there are for me every moment i feels so bad.


After the rain..

It is the moment when i miss you.

Read More

Rabu, 22 Juni 2011

Buatmu


Kepada pagi yang meruntuhkan hening, kupinta dengarkanlah aku.

Kepada siapa dia yang tertulis di hati, maka lindungilah ia.

Kepada siapa dia yang kurindui, maka sempurnakanlah hari-harinya.

Kepada siapa dia yang berarti, karenanya aku ada.

Maka perkenankanlah.

Amin.

Read More

Jumat, 08 April 2011

Wanita


Wanita itu untuk dimenangi hatinya. Bukan tempat memohon pengertian darinya.

Wanita itu gemar menyembunyikan kalimat cinta. Namun begitulah wanita, punya banyak cara untuk memainkan teka-teki perasaannya.

Wanita, bila hati tak sedang cerah, ia sampaikan pada sebuah kalimat datar bperbunyi tawa.

Wanita dengan keburuksangkaannya, itulah isyarat dia tengah mencinta.



Wanita.

Setidaknya ada satu yang mulia, mengerti dan memahami maunya pria-pria. Tapi? Ia mudah jatuh dan mencinta. Gak baik, gak jadi mulia.

Setidaknya ada satu yang menyayangi dan bersungguh-sungguh kepada satu pria. Tapi? Pria-pria takkan kuasa bila dikekang maunya. Maaf, ku tak sedang berburuk hati.

Setidaknya ada lagi satu yang cantik jelita, berperangai baik dengan segala-gala kelebihkurangannya. Tapi? Cinta tak terdefenisikan kepada saling memberi dan menerima olehnya. Oh tidak, bersabar untuk saat ini menemui jalan buntunya.



Pulanglah.

Pulanglah kepada sang pemilik hatimu. Biarkan dan relakan ia memilih. Karena cinta, hanya dan mampu diiyakan dengan kita lebih banyak mendengar (menerima) dan menatap dalam-dalam (memberi).

Read More

If This, Bla Bla Bla

Pahit semua rasanya laku lagu malam ini..

Entahlah. Serasa seperti lelaki tua pincang penjaja cermin!

Pekat dengan lelah..

Namun di keberpihakan utara..

Harapan mereka mengadu lebih..

Sungguh. Nyatanya hamba sungkan untuk mengabarkan berita..

Bahwa kobar telah pupus..

Namun apadaya..

Asa kini tinggal seujung kuku..

Merangkak ke muka sebidang problema menghadang..

Meringkuk ke belakang beramai camar menggonggong..

Hambalah si tua ringkih itu..

Yang kekhawatiran tengah berpesta pora pada hati..

Read More

Rabu, 09 Februari 2011

Elang

aku bebas.

sebebas bebasnya elang berkelana.

lekas pulang bila senja tiba.

menari.

lalu kini berkicau pekik.

terjatuh ke permukaan lautan.

mengepak sayap menyimpan resah.

tak berpeluh berhenti mengeluh.

aku tersenyum.

untuk kemudian tertawa.


aku bahagia.

semua lepas karena yang kupunya hanya ketiadaan.

aku bebas bagai elang.

penyendiri.

menikmati ritme dari sini.

kadang dari sebuah birama.

kadang lagi muncul pada sebuah awan senja.


elang punya cerita.

ia tak selalu perkasa.

ia juga rapuh dalam kesendiriannya.

namun mampu terbang paling tinggi pada angkasa.

Read More

Selasa, 18 Januari 2011

Sekelumit Tanggamus

Judul: Sekelumit Tanggamus

Oleh: Yandika Welra

Pada Perlombaan Cipta Puisi Hari Jadi Kab. Tanggamus

Tanggamus..

Memimpinlah seorang pasirah.

Pada satu lekuk di kaki gunung.

Tanggamus bernama.

Mimpi kelima marga harum jumawa.

Gunung Alip..

Benawang..

Belunguh..

Pematang Sawa..

Dan Ngarip..

Tanggamus menghunus..

Silau pada bumi Indonesia.

Kemilau dilirik dunia.

Lautannya nan elok pantulkan seisi angkasa.

Maka Ombak Terbaya bawalah aku.

Bawa saja hingga aku senang padamu.

Hai Tanggamus..

Pada satu titik aku merona.

Aku merindukanmu kala datang sepasang senja.

Duduk-duduk mentaripun mulai bersembunyi.

Ah, bila aku ke Teluk Semaka lagi?

Wahai Punai Bakau..

Berlalulah bersama angin.

Titipkan salamku kepada Sang Pencipta.

Agar antara tanah, air lalu udara.

Selaras tanpa ada angkara.

Di sudut bilik pekon seseorang tengah bersiul..

Sebagian bocah perempuan menari Tari Kipas.

Didasarkan pada ilat melakonlah si mekhanai.

Kehormatan sepenjuru saibatin ia mengabdi.

Alamat akan kemana labuhan akhir nanti.

Tertunjuk seorang suntan pada satu kaum hippun..

Berakar dua tiga tradisi jadi terkumpulkan.

Menjadi satu terikat erat pada sepucuk warisan.

Adat lisan luruskan kegelisahan.

Hiduplah rukun kuat pada pertalian genggaman.

Read More

Sabtu, 15 Januari 2011

Metamorfosa XY

Karena saya ingin sekali menjadi seorang pria.

Apa itu sudah?

Ada kontrol dimana-mana.

Gag nafsu gag emosi sama saja besarnya.

Apa itu pria?

Berfikir pakai otot lalu otak gunanya apa?

Bagaimana bila saya seorang pria?

Tentu saya sudah dimanja.

Punya istri dipangku sayang, punya anak gendong di belakang.

Karena wanita senang kepada pria.

Bukan bocah lelaki yang diam karena sebungkus permen untuk digenggam.

Cengeng!

Namun kini..

Banyak pria-pria yang lantas senang menelan ingusnya.

Kedewasaan tak pernah benar-benar berarti pada perbatasan ujung sebuah kalimat.

Read More

Minggu, 14 November 2010

What I Don't Know

Know what for when u're born into the world?

Ur first breath u were accompanied by sobs.

And then the world welcomes u.

Because once u truly understand ur life.

So u really shouldn't be sad again.

U need to know, God does understand what you don't need.

Then God took her quickly from ur lap.

Although at that time u still feel comfortable.

Still desperately need it.

And so in a long time u never forget it.

It can be tough to breathe when humans don't have nostrils.

But man still has a mouth as his successor.

It can be tough to see when people don't have eyeballs.

But man still has a heart that is more sensitive to witness the beauty of the world.

Now what else should worry about?

Time will continue running and will never fail u.

Because of time in front would have been waiting for u.

And believe me, if u act good.

There will be a princess of heaven who will welcome u.

And be assured, God understands what u want.

Read More

When We Become More Stronger

Each meeting there will be a farewell.

And every people must have felt it.

Sometimes our inner wounded by it.

Unwittingly, we do not have the spirit for sometime.

All was bland when we feel lost.

Bitterness of the world is just the tip of the tongue when it was.



But when we are born into the world.

There are more important than just crying.

That every human being who is born will never be separated from temptation.

Because the temptation is measuring the value of the content of our faith in God.

Because the temptation is a matter of paramount importance that we return to God.

Because it will be raise the quality of our temptation when we can through it.



Peoples have the will, but God who became the director behind all this.

He has written a story in your line hands.

Long before you meet with women or men.

Believe me, it was the best for your life.

And you shall be grateful for what has been given by God to you.

That way you will master the science-minded.

Read More

© TUL[!]S, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena